Workshop Kepemimpinan: Kesan dan Pesan Audiens

Fakultas Dirasat Islamiyah kembali menggelar workshop khusus untuk mahasiswa semester akhir pada hari Kamis, 20 Oktober 2016 yang bertempat di Aula Fakultas Dirasat Islamiyah. Workshop kali ini mengangkat tema “How To Develop a Leadership Character” dengan narasumber Muhammad Mamduh  Nuruddin, S.S.I., C.Ht., MCHC., M.Pd alumni Fakultas Dirasat Islamiyah tahun 2010 (Trainer Public Speaking, Komunikasi dan Hipnosis, Motivator, dan Hypnotherapist) dan Ripan Karlianto, S.Kom., C.Ht., C.Hc dari Kahfi BBC Motivator School. Workshop yang berdurasi sekitar tiga jam ini membahas tentang teknik public speaking dan cara menjadi a great human. Dengan penyampaian yang atraktif dan komunikatif, workshop ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa.

Dalam workshop ini, Ripan Karlianto sebagai pembicara pertama membagi pengetahuannya tentang trik dan teknik public speaking kepada audiens. Tak hanya menyampaikan teori, ia meminta beberapa audiens untuk mempraktekkan teknik yang telah diajarkan. Sedangkan pada sesi kedua, Muhammad Mamduh lebih menekankan pada cara menjadi a great human. Ia memaparkan karakter-karakter yang harus dimiliki oleh seorang leader seperti tidak sombong, selalu menebar senyum, dan tidak pemalu. Di akhir sesi, ia menjelaskan kunci untuk menjadi a great human. Setidaknya, ada tiga aspek yang perlu diperhatikan untuk menjadi a great human, yaitu rumus tiga diri, rumus diri tiga, dan rumus setengah alam. Ketiga hal inilah yang akan membentuk karakter manusia apakah nantinya ia akan mampu menjadi leader atau tidak.

Novi Novera dari kelas 7B mengungkapkan bahwa ia sangat puas dengan workshop kali ini. “Workshop ini luar biasa sekali dan sangat menggugah. Di samping itu, workshop ini sangat sesuai untuk semester 7 yang tengah galau karena skripsi. Dengan adanya kegiatan semacam ini, kami mendapatkan stimulus dan motivasi untuk tidak menunda-nunda pekerjaan dan sesegara mungkin menyelesaikan skripsi,” ujarnya.

Sejalan dengan Novi, Fathiyyah Fakhrurrozi dari kelas 7A juga merasakan hal yang sama. Ia sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar pelatihan kepemimpinan seperti ini terus digalakkan atau bahkan dijadikan sebagai mata kuliah di semester 8 untuk membantu memberikan dorongan dalam menyelesaikan skripsi.

“Saya mendapatkan ilmu yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya dalam workshop kali ini. Saya mendapatkan bekal tentang teknik dasar public speaking dan cara menjadi seorang leader. Sejujurnya, saya menjadi terdorong untuk mempelajari lebih dalam teknik public sepaking dan trik menjadi seorang motivator. Kegiatan ini memang sangat menarik dan bermanfaat, “ ungkap Euis Istiqomah dari kelas 7C.

Ketua DEMA FDI, Fahmy Hasan Salim juga memberikan komentar positif terhadap kegiatan ini. “Satu kata yang dapat mewakili workshop kepemimpinan yang telah diselenggarakan oleh fakultas tadi “MENARIK”. Saya katakan menarik karena workshop ini mencakup  banyak hal. Selain materi terkait leadership, kita juga disuguhkan dengan trik dan teknik public speaking. Lebih impressing lagi, semua materi yang disampaikan didasarkan pada Al-Quran dan Hadits,” tandasnya. (Husni Mulyawati)