Lagi dan lagi, Abdillah El Habib, Mahasiswa Fakultas Dirasat Islamiyah mengharumkan nama UIN dan fakultas. Hal tersebut dikarenakan dirinya yang terpilih sebagai Liaison G20 Officer dalam acara Culture Ministry Meeting yang diselenggarakan di Yogyakarta, tepatnya di kawasan Candi Borobudur pada tanggal 8-15 September lalu.

Culture Ministry sendiri merupakan acara pertemuan antara menteri kebudayaan luar negeri dari negara G20 seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, Indonesia, India, Argentina, Afrika Selatan, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, China, Turki, Rusia, Perancis, Meksiko, Brasil, Australia, Republik Korea dan Uni Eropa. Acara tersebut bertemakan Culture for Sustainable Earth atau Kebudayaan untuk Bumi Lestari.

Sebagai Liaison G20 Officer, mahasiswa asal Padang Panjang tersebut berkesempatan untuk mendampingi Menteri Kebudayaan dan Gubernur Komisi Kerajaan dari Arab Saudi, Prince Bader bin Farhan Al Saud selama acara berlangsung.

Habib juga menyatakan alasannya mengikuti acara tersebut. “Motivasi saya mengikuti acara ini adalah ingin belajar dan terjun langsung di urusan dunia internasional dan hubungan antar negara dari segala sisi dan bidang. Serta ingin membuktikan bahwa seseorang yang belajar agama di FDI dan belajar bahasa Arab mampu bersaing, berkancah, dan berkiprah di dunia internasional, dengan terus menerus menggali potensi yang dimiliki,” ujar mahasiswa FDI angkatan 2019 sekaligus Duta Bahasa Banten. (Tim Jurnalis: Beliday Maissy).