Budi Andrianto, Mahasiswa S1 Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) yang saat ini Semester 6 baru saja mengikuti program internasional yaitu ITHLA (Ittihadu Thalabati al Lughah al Arabiyah bi Indonesia) Abroad batch 3 Malaysia dan Thailand. Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 8 april hingga 25 april ini berupa mengajar bahasa arab di sekolah agama yang ada di Provinsi Narathiwat, Thailand selatan tepatnya di Islamic Burapha Wittaya School.

Budi dengan mahasiswa bahasa arab yang berasal dari berbagai universitas se Indonesia melalui tahapan seleksi terlebih dahulu sampai akhirnya dinyatakan lulus sebagai delegasi program ini, selain di Thailand ada juga yang mengajar di Terengganu dan Kedah Malaysia.

Program ini bertujuan menyebarkan spirit untuk mengkaji secara mendalam bahasa agama Islam ini juga pastinya menjalin tali silaturahmi dengan saudara muslim kita di Asia, khususnya Thailand yang notabene negara mayoritas non muslim.

“Mengajar disini benar-benar harus memutar kepala karena walaupun mereka faham Bahasa Melayu tapi sangat beda sekali dengan Melayu Malaysia mungkin karena terpengaruh dengan Bahasa Siam atau Thailand” tuturnya. Budi juga mengaku menemukan islam yang ramah dan santun persis dengan islam yang ada di bumi Nusantara kita.

Selain mengajar Budi dengan kedelapan temannya juga melakukan kunjungan ke Universitas di Thailand yaitu PSU (Princess of Naradhiwas University) disana juga ada Fakultas Dirasat Islamiyah yang sama-sama memiliki MoU dengan Al-Azhar, selain PNU ada juga kunjungan ke PSU (Prince of Songkla University), Budi berkesempatan menjadi presentator dalam kunjungan tersebut, bersama ITHLA Budi juga mengajak  Mahasiswa Bahasa Arab di Thailand untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan ITHLA di Indonesia, juga lomba-lomba Bahasa Arab di Indonesia, karena pada tahun lalu 2 kampus dari Malaysia juga ikut program Muktamar Bahasa Arab yang diadakan ITHLA.

Kegiatan kali ini pun sangat berkesan karena selain berbagi Ilmu Bahasa Arab dengan pelajar-pelajar disana Budi juga dapat memperluas jaringan mahasiswa Bahasa Arab di Thailand.

Baca juga: ITHLA ABROAD 2017, Mahasiswa FDI Jadi Tenaga Pengajar Program Daurah Arabiyyah di Terengganu, Malaysia

Sebelumnya, tercatat In’amuzzahidin Ali sukses mengikuti ITHLA Abroad pada 2017 (pertama) yang mendapat tugas di Terengganu, Malaysia. Lanjut yang kedua, Hanifah pada ITHLA Abroad 2018 juga di Terengganu, Malaysia, dan yang ketiga ITHLA Abroad 2019 ini Budi yang dapat tugas di Thailand. Semoga ke depannya para mahasiswa FDI bisa lebih banyak lagi yang bisa ikut berpartisipasi kegiatan pengabdian semacam ini baik tingkat nasional maupun intenasional. (Laporan: Budi Andrianto), (as).