DEMA FDI News – Hari kedua perlombaan Harokah Musabaqoh Al-Lughoh Al-‘Arabiyah (HAMASAH) 2019 berlangsung berbagai lomba yang diselenggarakan di tempat yang berbeda. Khususnya lomba kaligrafi yang diselenggarakan di Kelas 4.03 dan 4.04 Lantai 4, Gedung Fakultas Dirasat Islamiyah (21/11/2019) pagi.

Perlombaan kaligrafi diikuti oleh 14 peserta. Dan yang bisa hadir hanya 10 peserta, 1 wanita dan sisanya laki-laki. Walaupun banyak yang mendaftar dan menyayangkan yang dilombakan malah kategori mushaf.

Sebulan sebelum di adakan lomba kaligrafi Hamasah ini telah dipublikasikan di berbagai media, khususnya di WhatsApp. Sangat menghawatirkan Seminggu sebelum lomba yang daftar hanya kurang dari 5 orang. Padahal yang bertanya lebih banyak, tetapi mereka menyayangkan yang dilombakan bukan kaligrafi kontemporer.

Memang tahun lalu, yang dilombakan di Hamasah 2018 itu kaligrafi cabang kontemporer. Tetapi yang ikut serta sangat sedikit, tahun kemarinnya hanya ada 7 peserta yang ikut lomba kaligrafi kontemporer. Namun, pada saat Rapat Akbar Panitia ternyata peserta yang daftar bertambah hingga berjumlah 14 orang yang hanya bisa hadir 10 orang. Sisanya tidak bisa ikut karena ada keperluan lain.

Walaupun kaligrafi yang dilombakan cabang Mushaf, tetapi peserta mengapresiasi perlombaan ini. Bahkan peserta yang mengikuti lebih banyak dari tahun kemarin, ditambah lagi tanggapan positif dari satu satu juri atas diadakannya lomba kaligrafi mushaf. Untuk teknis pelombaan, peserta di beri waktu 8 jam untuk menghasilkan karya yang bagus dan menarik perhatian juri. semua peserta antusias mengerjakan kaligrafinya sampai selesai. Mereka berusaha untuk menghasilkan karya terbaik dan keluar sebagai juara.

Menurut salah satu panitia penanggung jawab lomba kaligrafi menjelaskan, lomba ini sangat membantu para pecinta kaligrafi untuk mempertajam keahlian mereka, hasil karya kaligrafinya bagus dan memuaskan meskipun ada yang kurang teliti. “Lancar Alhamdulillah para peserta pun antusias mengerjakan kaligrafi tersebut dan hasilnya bagus sangat memuaskan.” Tutur Zahra (21/11).

Walaupun kaligrafi yang dilombakan cabang Mushaf, tetapi peserta mengapresiasi perlombaan ini. Bahkan sebaliknya, peserta yang mengikuti lebih banyak dari tahun kemaren. Dan hasil kaligrafi para peserta pun bagus-bagus. Mulai dari hiasannya yang menggunakan warna yang kontras sehingga enak dilihat dan juga Khat tulisan mushaf yang rapih yang ditulis langsung menggunakan handam dan tinta hitam sehingga menghasilkan karya yang bagus. (Tim Jurnalis FDI: Hasby Ashiddieqi).