FDI UIN Jakarta dan LIPIA Bahas Kolaborasi Penyelenggaraan Hamasah 2026
Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) menggelar diskusi dan presentasi proposal kerja sama penyelenggaraan Hamasah 2026, Senin (14/9/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Gedung LIPIA dan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi kedua institusi dalam penyelenggaraan kompetisi keislaman dan kebahasaan.
Kegiatan ini dihadiri jajaran perwakilan FDI, yakni Dr. Fatihunnada, Lc., M.A., Dr. Daud Lintang, S.Si., M.A., Helmy Fauzzan, Intan Malika, Faris Haydar, Abdel A’la, Adzra Muthiani, dan Rosyidah Muhammad Noor. Sementara itu, hadir dari perwakilan LIPIA Ali Muhammad Al-Bariqi (Kepala Bagian Kegiatan Mahasiswa), Abdurrahman bin Salman Sahari (Kepala Bagian Kerja Sama), Sa’d Ma’di Ibn Huwaimil (Kepala Bagian Hubungan Umum), dan Mut’ib Ibm Rasyid Ibn Harkan (Kepala Bagian Keuangan).
Dalam pemaparannya, FDI menjelaskan bahwa rencana kerja sama Hamasah 2026 merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara LIPIA dan FDI pada 13 Mei 2026. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya melanjutkan hubungan kelembagaan yang sebelumnya telah terjalin melalui penyelenggaraan Al-Multaqa al-Awwal li al-Dirasat al-Islamiyah wa al-‘Arabiyah pada tahun 2010.
Hamasah 2026 dirancang sebagai ajang kompetisi yang tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa perguruan tinggi, tetapi juga terbuka bagi santri pondok pesantren dan peneliti umum. Cakupan peserta direncanakan berasal dari dalam dan luar negeri, termasuk dari kawasan ASEAN dan Timur Tengah, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran wawasan sekaligus memperluas jejaring akademik dan keislaman.
Adapun cabang perlombaan yang ditawarkan dalam Hamasah 2026 meliputi Musabaqah Hifzhil Qur’an, Musabaqah Hifzhi Ahadits Al-Arba’in Al-Nawawiyah, Musabaqah Syarhil Qur’an, Musabaqah Qiroatil KutÅ«b, Debat Bahasa Arab, Pembacaan Berita Arab, dan Ceramah Bahasa Arab. Melalui kegiatan tersebut, FDI berharap Hamasah 2026 dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan Al-Qur’an, hadis, khazanah keilmuan Islam, serta kompetensi bahasa Arab. Selain aspek kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan wilayah dalam suasana akademik yang konstruktif.
Dalam pembahasan kerja sama, FDI menyampaikan sejumlah bentuk kontribusi yang ditawarkan kepada LIPIA. FDI mengusulkan keterlibatan LIPIA dalam menghadirkan keynote speaker pada acara pembukaan, menjadi juri pada sebagian cabang perlombaan, serta memberikan dukungan berupa pendanaan hadiah perlombaan.
Menanggapi proposal tersebut, pihak LIPIA menyampaikan penerimaan terhadap rencana kerja sama penyelenggaraan Hamasah 2026. LIPIA selanjutnya akan melakukan diskusi dan rapat internal untuk membahas lebih lanjut bentuk kontribusi yang dapat diberikan dalam pelaksanaan kegiatan.
Sebagai tindak lanjut, LIPIA akan mengundang kembali pihak FDI UIN Jakarta untuk menyampaikan hasil pembahasan internal dan poin-poin kerja sama yang telah disepakati untuk didiskusikan lebih lanjut pada Senin, 28 September 2026.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun kembali dan memperkuat kolaborasi antara FDI UIN Jakarta dan LIPIA. Melalui Hamasah 2026, kedua institusi berupaya menghadirkan ruang kompetisi yang dapat mendorong pengembangan potensi generasi muda dalam bidang keislaman dan bahasa Arab sekaligus memperluas jejaring akademik pada tingkat nasional dan internasional.
