FDI UIN Jakarta Gelar Seleksi Khatib Mahasiswa, Siapkan Generasi Da’i dan Pemimpin Mimbar Berkualitas
FDI UIN Jakarta Gelar Seleksi Khatib Mahasiswa, Siapkan Generasi Da’i dan Pemimpin Mimbar Berkualitas

Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) menyelenggarakan Seleksi Khatib Mahasiswa pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring mahasiswa yang memiliki kompetensi dalam bidang khutbah, dakwah, dan kepemimpinan keagamaan guna mendukung berbagai kegiatan keislaman di lingkungan fakultas maupun lembaga mitra.

Seleksi dilaksanakan melalui penilaian terhadap kemampuan peserta dalam menyampaikan khutbah, penguasaan materi keagamaan, penggunaan bahasa, adab dalam berkhutbah, serta teknik penyampaian di hadapan jamaah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya FDI dalam membina dan mempersiapkan mahasiswa yang mampu menjalankan peran sebagai khatib secara profesional dan berintegritas.

Tim penilai dalam seleksi ini terdiri atas Dr. Fatihunnada, Lc., M.A., Fakhrul Washil Galib, Lc., M.A., dan Dr. Daud Lintang, S.S.I., M.A. Ketiganya memberikan penilaian secara objektif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan guna memastikan kualitas dan kesiapan para calon khatib.

Dalam sesi pengarahan kepada peserta, Dr. Fatihunnada, Lc., M.A. menekankan pentingnya kemampuan seorang khatib dalam menguasai situasi dan kondisi ketika berada di atas mimbar. Menurutnya, seorang khatib harus memiliki kesiapan yang matang agar mampu menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama pelaksanaan khutbah.”Seorang khatib harus mampu menguasai keadaan dan mempersiapkan diri dengan baik. Kesiapan tersebut akan membantu meningkatkan rasa percaya diri serta menjaga kelancaran penyampaian khutbah di hadapan jamaah,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Fakhrul Washil Galib, Lc., M.A. menyoroti pentingnya ketenangan dan pengendalian diri dalam menyampaikan khutbah. Ia menjelaskan bahwa ketenangan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan seorang khatib dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara efektif kepada jamaah.

 

Selain itu, beliau juga menegaskan pentingnya persiapan materi yang matang agar isi khutbah tersusun secara sistematis, mudah dipahami, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para pendengar.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian seleksi dengan antusias dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyampaikan khutbah. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan secara profesional, hasil seleksi ini selanjutnya akan menjadi dasar penetapan mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk menjalankan tugas sebagai khatib dalam berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh FDI maupun lembaga terkait.

Melalui kegiatan ini, FDI berharap dapat melahirkan kader-kader khatib muda yang tidak hanya memiliki kemampuan retorika dan penguasaan materi keislaman yang baik, tetapi juga mampu menjadi teladan serta penyampai dakwah yang bijaksana di tengah masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa FDI diharapkan dapat terus berkontribusi dalam syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan di berbagai lingkungan.