Gagas Penguatan Peran Ayah Berbasis Al-Qur’an, Mahasiswi FDI Raih Juara II FERSERI VI
Gagas Penguatan Peran Ayah Berbasis Al-Qur’an, Mahasiswi FDI Raih Juara II FERSERI VI

Mahasiswi Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI), Faiza Nisa Muthmainnah dan Rojwa Samaroh Cheir, berhasil meraih Juara II cabang Musabaqah Esai Qur’an (MEsQ) dalam ajang Festival Seni Religi (FERSERI) VI tingkat nasional. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana (UKM IQSAN) Universitas Tidar pada Minggu (25/10/2026).

Prestasi ini memperlihatkan bahwa kepenulisan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan pengetahuan keislaman, merespons persoalan sosial, serta menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menunjukkan potensi mahasiswa dalam mengembangkan pemikiran kritis dan kreativitas melalui karya tulis berbasis Al-Qur’an, dan menjadi capaian membanggakan bagi FDI.

Dalam kompetisi tersebut, Faiza Nisa Muthmainnah dan Rojwa Samaroh Cheir mengangkat esai berjudul “Quranic Fathercare: Model Penguatan Peran Ayah Berbasis Q.S. Luqman 13–18 sebagai Upaya Preventif Kekerasan dan Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja untuk Membentuk Generasi Berkarakter Qurani.” Karya ini mengangkat pentingnya penguatan peran ayah dalam pendidikan keluarga dengan menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Q.S. Luqman ayat 13–18 sebagai landasan konseptual. Melalui gagasan tersebut, keduanya berupaya menawarkan perspektif Qurani mengenai peran keluarga dalam membangun karakter remaja serta mendorong upaya pencegahan kekerasan dan perilaku seksual berisiko.

Bagi mahasiswa FDI, tradisi menulis memiliki potensi besar untuk mempertemukan penguasaan khazanah keilmuan Islam dengan isu-isu kontemporer, sehingga pemahaman keagamaan dapat dikembangkan menjadi gagasan yang argumentatif, solutif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Prestasi Faiza dan Rojwa tentunya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan budaya literasi dan keberanian berkarya. Melalui penulisan esai, artikel ilmiah, karya tulis ilmiah, maupun bentuk kepenulisan lainnya, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi gagasan, mengasah potensi diri, serta menorehkan prestasi di berbagai kompetisi tingkat regional maupun nasional. FDI terus mendorong pengembangan potensi mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, termasuk melalui penguatan budaya literasi dan kepenulisan.