Laznas Agnia Care Salurkan Beasiswa Kader Ulama Moderat kepada Mahasiswa S2 FDI
Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak kader ulama berwawasan moderat melalui kerja sama dengan berbagai lembaga filantropi. Kali ini, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Agnia Care menyalurkan beasiswa kepada dua mahasiswa Program Magister (S2) Fakultas Dirasat Islamiyah dalam Program Kader Ulama Moderat.
Kegiatan penyaluran beasiswa dilaksanakan pada Selasa (24/2/2026) di ruang meeting FDI dan dihadiri oleh Dr. Yuli Yasin, Lc., M.A. selaku Dekan FDI, Dr. Fatihunnada Wakil Dekan III FDI, Dr. Mu’min Roup Wakil Dekan II FDI, Ahmadi, M.Si. Kepala Bagian FDI, Dr. Ade Pahrudin Sekretaris Program Studi Magister FDI, H. Yudhi Ginanjar Direktur Agnia Care, serta Romi selaku Direktur Fundraising Agnia Care.
Program ini merupakan bagian dari upaya bersama antara FDI dan Laznas Agnia Care dalam melahirkan kader ulama yang memiliki potensi menjadi dai yang moderat. Dana yang digelontorkan dalam program kali ini adalah sebesar 16.608.000 untuk pembayaran UKT selama satu semester.
Dalam sambutannya, Dekan FDI, Dr. Yuli Yasin, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Laznas Agnia Care atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan FDI, khususnya pada jenjang pendidikan magister.
“Kami menyambut dengan penuh rasa syukur dan apresiasi atas dukungan Laznas Agnia Care kepada mahasiswa Fakultas Dirasat Islamiyah. Program beasiswa ini tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan studi, tetapi juga menjadi investasi penting dalam menyiapkan kader-kader ulama moderat yang memiliki kapasitas keilmuan, wawasan kebangsaan, dan komitmen keislaman yang kuat. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan Islam,” ujarnya
Menurutnya, keberadaan program beasiswa sangat strategis untuk mendorong mahasiswa berprestasi agar dapat menyelesaikan studi dengan baik serta berkontribusi dalam penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Sementara itu, Direktur Agnia Care, H. Yudhi Ginanjar, menyatakan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan salah satu program prioritas lembaganya. Ia menegaskan bahwa Agnia Care berkomitmen untuk berpartisipasi dalam mencetak generasi ulama yang mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang moderat dan konstruktif.
“Kami melihat FDI memiliki peran penting dalam melahirkan cendekiawan dan ulama masa depan. Karena itu, Agnia Care merasa terhormat dapat menjadi bagian dari ikhtiar ini melalui program beasiswa Kader Ulama Moderat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan motivasi bagi para penerima untuk terus berprestasi, memperdalam keilmuan Islam, serta menjadi agen penyebar nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis beasiswa kepada dua mahasiswa penerima yang telah memenuhi kriteria akademik dan komitmen dalam program pembinaan kader ulama moderat, yaitu Sardana dan Atikah Sayyidatun Nisa.
Melalui program ini, FDI berharap semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi akademik dan kepemimpinannya. Kerja sama antara FDI UIN Jakarta dan Laznas Agnia Care juga diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai program kolaboratif lainnya yang berorientasi pada penguatan pendidikan, pemberdayaan umat, dan pengembangan kader ulama moderat di Indonesia.
