Mahasiswa FDI Laksanakan Kunjungan Akademik ke LPMQ Kemenag RI
Mahasiswa FDI Laksanakan Kunjungan Akademik ke LPMQ Kemenag RI

Mahasiswa Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) gelar kunjungan akademik ke Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama Republik Indonesia pada Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini diikuti sejumlah mahasiswa dalam rangka memperluas wawasan mengenai kajian Al-Qur’an, proses pentashihan mushaf, pengembangan literasi keislaman berbasis digital, serta penyusunan mushaf Al-Qur’an isyarat.

Kegiatan kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala LPMQ Kemenag RI, Dr. H. Abdul Aziz Sidqi, M.A. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Dr. H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc., M.A. selaku Ketua Tim Penyusun Mushaf Al-Qur’an Isyarat, ditekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menjaga dan mengembangkan tradisi keilmuan Al-Qur’an di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.

Pada sesi pemaparan materi, Dr. H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc., M.A menjelaskan mengenai sejarah penyusunan mushaf Al-Qur’an isyarat yang diperuntukkan bagi muslim penyandang disabilitas. Mushaf Al-Qur’an isyarat ini dinisiasi untuk membantu para muslim disabilitas terutama sahabat tuli dalam membaca Al-Qur’an. Beliau memaparkan empat tahap dalam penyusunannya yang diawali dari inisiasi tahun 2020, kemudian berkembang pada kajian diskusi, legislasi, dan terakhir di tahap publikasi.“Kehadiran Al-Qur’an isyarat ini memudahkan sahabat tuli untuk mampu membaca dan mengajarkan mushaf Al-Qur’an dengan baik dan benar,” ujarnya.

Sementara itu, materi kedua diisi oleh Fahrur Rozi yang membahas mengenai metode pentashihan mushaf standar Indonesia. Selain itu, peserta juga dikenalkan pada berbagai program pengembangan Al-Qur’an digital, kajian tafsir, serta upaya pelestarian manuskrip mushaf Nusantara.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa juga berkesempatan untuk mempraktekkan langsung Al-Qur’an isyarat dengan mempelajari isyarat hijaiah dan antusias menggali informasi mengenai proses standarisasi mushaf, tantangan digitalisasi Al-Qur’an, hingga peluang riset dan pengembangan kajian Al-Qur’an di era modern.

Perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan akademik maupun pemahaman keislaman secara lebih mendalam. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara dunia akademik dengan lembaga keagamaan, sekaligus mendorong mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pengembangan literasi Al-Qur’an dan kajian keislaman di Indonesia.