Mahasiswa FDI Perdalam Metode Historis Bersama Dosen Universitas Sohar Oman
Mahasiswa kelas 7C peminatan Lughoh Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) mengikuti perkuliahan Manahij Al-Naqd bersama dosen dari Universitas Sohar, Kesultanan Oman, Dr. Abdullah Al-Saidi, Selasa (22/9/2026). Perkuliahan yang berlangsung secara daring ini merupakan pertemuan pertama dari dua kali pertemuan bersama Dr. Abdullah Al-Saidi.
Mengangkat tema besar "النقد العلمي بناء للفكر ورافعة للحضارة" (Kritik Ilmiah sebagai Fondasi Pemikiran dan Penggerak Peradaban), pertemuan perdana berfokus pada pembahasan المنهج التاريخي atau metode historis. Kehadiran akademisi dari Universitas Sohar tersebut merupakan inisiatif dosen pengampu mata kuliah Manahij Al-Naqd, Dr. Daud Lintang, S.S.I., M.A., untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Dr. Abdullah Al-Saidi menjelaskan hakikat dan fungsi metode historis dalam kajian sastra. Metode ini mengkaji karya sastra dengan mempertimbangkan konteks sejarah, sosial, budaya, serta pemikiran pada masanya. Pendekatan historis membantu pembaca memahami makna teks, perkembangan sastra, serta hubungan antara karya sastra dan kehidupan pada zamannya, dengan tetap memperhatikan nilai estetika karya.
Tidak hanya membahas konsep, mahasiswa juga mempelajari penerapan serta batasan metode historis dalam penelitian sastra. Penerapan metode historis perlu menghubungkan data sejarah dengan bukti-bukti yang terdapat dalam teks melalui analisis kritis. Dengan cara tersebut, konteks sejarah dapat digunakan untuk memperluas pemahaman terhadap suatu karya secara lebih mendalam.
Namun, penggunaan metode historis tidak berarti menjadikan karya sastra semata-mata sebagai dokumen sejarah. Unsur-unsur artistik dalam karya tetap perlu diperhatikan agar kajian tidak mengabaikan karakter kesastraan dari teks yang dianalisis.
Setelah pemaparan materi, perkuliahan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan mendiskusikan penerapan metode historis dalam mengkaji karya sastra secara lebih mendalam.
Pembelajaran bersama Dr. Abdullah Al-Saidi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Arab dalam konteks akademik secara langsung. Hal tersebut sejalan dengan karakter FDI yang menyelenggarakan proses pembelajaran dengan menggunakan bahasa Arab serta mengadopsi kurikulum Al-Azhar Mesir.
Melalui perkuliahan ini, mahasiswa memperoleh tambahan wawasan mengenai metode historis sekaligus pengalaman berinteraksi secara langsung dengan dosen dari Universitas Sohar, Kesultanan Oman. Kehadiran dosen dari Timur Tengah diharapkan dapat memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang kajian bahasa dan sastra Arab.
