Nilai Potensi FDI, Kedubes Mesir Ingin Perluas Kolaborasi Akademik dan Riset
Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus memperkuat jejaring internasionalnya melalui pertemuan strategis dengan perwakilan Kedutaan Besar Mesir. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 13.00 WIB di ruang rapat FDI ini menegaskan komitmen kedua pihak untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program kolaboratif yang telah berjalan.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kelanjutan program magang mahasiswa FDI di Kedutaan Besar Mesir. Program yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya itu dinilai memberikan manfaat signifikan bagi kedua belah pihak. Oleh karena itu, FDI bersama Kedubes Mesir sepakat untuk melanjutkan program tersebut dengan peningkatan kualitas pada tahun mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik FDI memaparkan profil fakultas secara komprehensif. Presentasi mencakup alur pendaftaran mahasiswa Indonesia dan internasional, capaian prestasi mahasiswa, serta profil lulusan yang dihasilkan FDI. Paparan ini menjadi pintu masuk untuk memperluas peluang kerja sama akademik yang lebih konkret.
Dekan FDI, Dr. Yuli Yasin, MA, turut menyampaikan inisiatif strategis terkait program sandwich mahasiswa di Universitas Al-Azhar, Mesir. Ia mendorong agar mahasiswa FDI yang mengikuti program tersebut dapat memperoleh pengakuan nilai selama satu semester yang kemudian dapat dikonversikan ke dalam sistem akademik di UIN Jakarta. Skema ini sebelumnya telah berhasil diterapkan melalui kerja sama dengan Universitas Zaitouna, Tunisia.
Sementara itu, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Mesir, Mr. Amr Mokhtar, menyambut positif berbagai peluang kolaborasi yang ditawarkan. Ia mengungkapkan ketertarikannya untuk menjalin kerja sama dalam bidang kepenulisan akademik dan penyelenggaraan konferensi internasional. Ketertarikan ini muncul setelah pihak FDI memperkenalkan jurnal Al-Zahra yang telah terakreditasi Sinta 2 serta penggunaan penuh bahasa Arab dalam publikasinya. Selain itu, kegiatan International Dirasat Islamiyah Conference (IDIC) yang secara konsisten diselenggarakan dalam bahasa Arab dan melibatkan berbagai kampus Timur Tengah turut menjadi daya tarik tersendiri.
Mr. Amr juga berharap agar kerja sama antara FDI dan institusi pendidikan di Mesir, khususnya Universitas Al-Azhar As-Syarif, dapat semakin diperluas. Ia bahkan membuka peluang kolaborasi dengan universitas lain di kawasan Timur Tengah. Tidak hanya itu, pihak Kedubes Mesir juga mengharapkan adanya peningkatan kuota beasiswa bagi mahasiswa asal Mesir yang ingin melanjutkan studi di UIN Jakarta.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan sivitas akademika FDI, di antaranya Dr. Yuli Yasin, MA, Dr. Imam Sujoko, MA, Dr. Fatihunnada, MA, Willy Oktaviano, Lc., MA, Dr. Aida Humaira, MA, Dr. Daud Lintang, MA, Ahmadi, S.AP., M.Si, serta sejumlah tenaga kependidikan.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke ruang-ruang kelas serta lingkungan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
