Pastikan Transparansi Bantuan, FDI Terima Tim Auditor Pengadaan Alat Podcast dari BPKH dan NU Care-LAZISNU
Pastikan Transparansi Bantuan, FDI Terima Tim Auditor Pengadaan Alat Podcast dari BPKH dan NU Care-LAZISNU

Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) menerima kunjungan tim audit dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama NU Care-LAZISNU pada Jumat (30/01/2026) di ruang rapat FDI. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengadaan sarana dan prasarana inovasi pembelajaran telah direalisasikan sesuai dengan proposal yang diajukan.

Audit ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan akademik serta penguatan akses pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan Fakultas Dirasat Islamiyah.

Agenda tersebut dihadiri oleh Dr. Fatihunnada, Lc., M.A. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan), Willy Oktaviano, Lc., M.A. (Sekretaris Program Studi Magister), Ahmadi, S.AP., M.Si. (Kepala Bagian Tata Usaha), Waskito Wibowo, M.A., Lisnawati, M.Kom., serta Saiful Hidayat, S.Sos. dari pihak FDI. Adapun, tim audit BPKH diwakili oleh Doni, Adit, Iffah, dan Arinal Haqq.

Mewakili Fakultas Dirasat Islamiyah, Ahmadi, S.AP., M.Si. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPKH dan NU Care-LAZISNU atas dukungan yang telah diberikan. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, khususnya dalam pengembangan konten edukasi yang lebih kreatif dan inspiratif.

Ahmadi juga menambahkan bahwa fasilitas podcast yang dimiliki FDI saat ini mendapat pengakuan dari tim Humas Pusat UIN Jakarta sebagai salah satu perangkat paling lengkap dan canggih di lingkungan universitas.

Dalam kegiatan tersebut, pihak BPKH melakukan verifikasi untuk memastikan seluruh perangkat telah tersedia sesuai dengan perencanaan dan dapat menunjang kegiatan akademik. Tim audit juga melakukan pemeriksaan fisik pada ruang podcast yang telah aktif digunakan untuk memproduksi dua konten edukasi dengan melibatkan narasumber internal maupun eksternal.

Hasil audit menyatakan bahwa secara umum pelaksanaan pengadaan sarana di FDI telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tim audit turut mengapresiasi efisiensi penggunaan anggaran, salah satunya pada aspek branding ruangan yang dinilai kreatif. Meski demikian, fakultas tetap diminta untuk melengkapi sejumlah dokumen tambahan sebagai bagian dari tertib administrasi.

Pada kesempatan tersebut, BPKH juga berpesan agar seluruh prasarana yang telah tersedia dapat dirawat dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan civitas akademika. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pengadaan alat, tetapi juga semakin mempererat silaturahmi antar lembaga.

Fakultas Dirasat Islamiyah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan fasilitas bantuan tersebut demi mendukung kemajuan akademik dan pengembangan inovasi pembelajaran bagi mahasiswa.

 

Kontributor: Ananda Bintang Kelana