Workshop Penyusunan Book Chapter: Midras Dorong Kolaborasi Riset dan Publikasi Ilmiah di FDI
Workshop Penyusunan Book Chapter: Midras Dorong Kolaborasi Riset dan Publikasi Ilmiah di FDI

Lembaga Semi Otonom (LSO) Mind in Innovative Developing Research and Academic Science (MIDRAS) Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) menggelar Workshop Penyusunan Book Chapter pada Selasa (9/6/2026). Bertempat di aula FDI, kegiatan ini dihadiri oleh para mahasiswa dengan menghadirkan Prof. Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag selaku Guru Besar Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang dikenal aktif membina penulisan dan publikasi ilmiah mahasiswa serta mengembangkan berbagai platform publikasi akademik di lingkungan perguruan tinggi, sebagai narasumber utama.

Workshop digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam bidang penulisan akademik, penelitian, dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah awal MIDRAS dalam membangun budaya menulis dan riset di lingkungan FDI. Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Imam Sujoko, Lc., M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop semacam ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa terutama untuk meningkatkan produktivitas akademik dan publikasi ilmiah.

Sementara itu, Prof. Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., dalam paparannya menjelaskan pentingnya membangun budaya menulis yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Ia memperkenalkan konsep writing center yang telah menjadi bagian penting di berbagai universitas di dunia dalam mendampingi mahasiswa dalam menghasilkan karya akademik yang berkualitas.

Menurutnya, keberadaan komunitas akademik seperti MIDRAS memiliki peran strategis dalam menjembatani kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, khususnya dalam menghasilkan luaran akademik berupa artikel jurnal, prosiding konferensi, maupun buku ber-ISBN.

“Perguruan tinggi tidak hanya membutuhkan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga ruang penguatan kompetensi akademik melalui penelitian dan publikasi. Karena itu, perlu ada wadah yang mampu mendampingi mahasiswa untuk terus berkembang dalam dunia kepenulisan,” jelasnya.

Selain membahas teknik penyusunan book chapter, beliau juga mendorong peserta untuk memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sebagai alat bantu dalam proses penelitian dan penulisan ilmiah. Menurutnya, teknologi dapat membantu peneliti menemukan celah penelitian, menyusun tinjauan pustaka, hingga meningkatkan efektivitas proses penulisan.

Harapan terhadap lahirnya kolaborasi akademik juga disampaikan oleh Pembina Harian MIDRAS, Dr. Aida Humaira, S.S.I., M.A. Ia berharap workshop ini tidak berhenti pada tataran pelatihan semata, tetapi mampu menghasilkan kerja sama yang lebih konkret antara mahasiswa dan dosen.

“Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi awal lahirnya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam menghasilkan publikasi artikel jurnal ilmiah yang berkualitas serta memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan,” ungkapnya.

Melalui workshop ini, MIDRAS berharap dapat memperkuat ekosistem akademik di FDI sekaligus mendorong lahirnya generasi mahasiswa yang aktif meneliti, menulis, dan mempublikasikan karya ilmiahnya di tingkat nasional maupun internasional.

 

Oleh: Abdil Muzaki