Yudisium Wisuda ke-141, FDI UIN Jakarta Lepas 71 Lulusan dengan Capaian Akademik Membanggakan
Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) gelar kegiatan yudisium untuk menetapkan lulusan yang akan mengikuti wisuda ke-141 pada Kamis (3/9/2026). Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Dekan Nomor 36 Tahun 2026 tanggal 26 Agustus 2026.Yudisium berlangsung di ruang Aula FDI dan dihadiri oleh Dekan Dr. Yuli Yasin, Lc., M.A. bersama para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, alumni FDI Agus Salim, S.S.I., serta para calon wisudawan/wati.
Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di FDI UIN Jakarta. Kelulusan, menurut Dekan, bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Dekan juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, integritas, serta semangat untuk terus belajar setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah. “Lulusan FDI diharapkan mampu membawa nama baik almamater sekaligus menjadi bagian dari masyarakat yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan dan kehidupan sosial,” jelasnya.
Sementara itu, Berdasarkan surat keputusan yang dibacakan oleh Wakil Dekan Bidang Akademi Dr. Imam Sujoko, Lc., M.A. ditetapkan sebanyak 71 orang yang terdiri dari 63 lulusan Program Studi Dirasat Islamiyah (S1) dan 8 lulusan Program Studi Magister Dirasat Islamiyah (S2) sebagai peserta wisuda ke-14.
Pada jenjang sarjana, sejumlah lulusan berhasil menyelesaikan studi dengan predikat pujian (cum laude). Salsabila Syalwani meraih IPK 3,94 dengan masa studi delapan semester ditetapkan sebagai wisudawan terbaik Program Studi Dirasat Islamiyah (S1) dengan skripsi berjudul Al-Fatāwā wa al-Qānūn fī Ḥaddi Ẓāhirati al-Tadkhīn fī al-Duwal al-Islāmiyyah.
Sedangkan pada jenjang Magister Dirasat Islamiyah (S2), terdapat delapan lulusan yang ditetapkan sebagai peserta Wisuda ke-141. Salah satu capaian tertinggi diraih Fra Setiarizky, yang memperoleh IPK 3,91 dengan predikat Pujian (cum laude) dan menyelesaikan studi dalam empat semester. Ia juga ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Studi Magister Dirasat Islamiyah (S2) dengan tesis berjudul Al-Ijmâ‘ât al-Mansûbah ilâ Ibn al-Mundzir al-Wâridah fî Kitâb Subul al-Salâm li al-Ṣan‘ânî (Jam‘an wa Dirâsatan).
Untuk kategori skripsi terbaik, penghargaan diberikan kepada Azzahra Fawzia melalui skripsi berjudul Naẓariyah al-Wakālah fī al-Fiqh al-Islāmī: Dirasah Taḥlīliyyah fī ʿAqdi Khidmah Jastip, dan kategori tesis terbaik diberikan kepada Fra Setiarizky dengan tesis berjudul Al-Ijmâ‘ât al-Mansûbah ilâ Ibn al-Mundzir al-Wâridah fî Kitâb Subul al-Salâm li al-Ṣan‘ânî (Jam‘an wa Dirâsatan)
Penetapan tersebut menjadi bentuk apresiasi fakultas terhadap capaian akademik sekaligus kualitas karya ilmiah mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di FDI. Dengan bekal keilmuan yang telah diperoleh selama masa studi, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan kiprah di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi positif melalui penguasaan ilmu-ilmu keislaman yang kontekstual, kritis, dan berorientasi pada kemaslahatan.
